bismillahirrohmanirrahim

Sunday, September 25, 2011

IPv 4 VS IPv 6

Sebelum membahas jauh tentang IP4 an IP6 , saya akan menjelaskan apa itu IP . IP adalah salah satu lapisan internet yang berfungsi memberikan alamat atau identitas logika sehingga kita dapat melakukan aktivitas internet . Yang pertama akan saya jelaskan adalah IPv 4 yang banyak digunakan sejak tahun 1991 . Karena IPv 4 terbukti tangguh, mudah diimplementasikan dan berperan dalam membesarkan internetwork yang kecil menjadi internet yang global seperti sekarang . IPv 4 memiliki panjang bilangan biner 32 bit yang dipakai untuk mengidentifikasi host pada jaringan .  Namun IPv 4 juga memiliki kelemahan seperti :
         i.            Pertumbuhan internet yang cepat karena permintaan aplikasi berbasis web lainnya dan menyebabkan alamat IP4 habis .
       ii.            Router yang mengalami backbone internet kini harus menangani routing tables yang sangat besar akibat pertumbuhan intrenet yang sangat cepat .
      iii.            Kebutuhan untuk konfigurasi yang lebih mudah .
     iv.            Dukungan yang lebih baik untuk pengiriman paket data secara real time .
       v.            Hanya dapat menampung pengguna internet sebanyak 4,3 milyar .

Oleh karena itu , dirancanglah IPng ( IP next generation) atau IPv 6 untuk menggantikan IPv 4 . Alasan diciptakannnya IPv 6 ini adalah untuk mengoreksi masalah pengalamatan pada IPv 4 . Konsep pengalamatan IPv 6 memiliki persamaan dengan IPv 4 akan tetapi lebih diperluas agar dapat mendukung perkembangan internet yang semakin maju . Perubahan terbesar pada IPv 6 ini terdapat pada header yaitu peningkatan jumlag alamat dari 32 bit (IPv 4) menjadi 128(IPv 6) .

Sunday, September 18, 2011

MODEL OSI

Apa sih OSI itu ? sejarah nya bagaimana ? gunanya untuk apa ? mari kita simak penjelasan nya .




Model Open System Interconnection(OSI) adalah produk yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan . model OSI menjadi kerangka kerja praktis untuk teknologi kunci saat ini jaringan seperti Ethernet dan protokol seperti IP.
 Model OSI diperkenalkan pada tahun 1984 oleh Charles Bachman , Honeywell Information Services . Tujuan utama penggunaan model OSI ini adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data . Termasuk jenis-jenis protocol jaringan dan metode transmisi . Berikut adalah 7 layer yang terdapat pada OSI :


  1. Application Layer : Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna . Bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer seperti program e-mail, dan service lain yang jalan dijaringan seperti server pronter atau aplikasi komputer lainnya .
  2. Presentation Layer : Bertanggungjawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data . Contoh .gif , JPG .
  3. Session Layer : Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain .
  4. Transport Layer : Bertanggungjawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal dan menyediakan penanganan error .
  5. Network Layer : Bertanggungjawab menentukan alamat jaringan, rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik dijaringan .
  6. Data Link Layer : Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan hardware kemudian diangkut melalui media .
  7. Physical Layer : Bertanggungjawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem .







Tugas dari 7 layer tersebut adalah dilewati oleh data yang diawali dari application layer sampai physical layer . Kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati physical layer sampai application layer . Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu header sedangkan pada sisi penerima header dicopot sesuai dengan layernya .